Tingkatkan Ekonomi, 4 Lingkungan Dirikan PBM Klaten Selatan

Suasana RUPS PBM di Banjardowo, Minggu (19/2/2017) lalu
Upaya untuk meningkatkan perekonomian umat terus diupayakan oleh Tim Pendampingan Sosial Ekonomi (PSE) paroki maupun lingkungan. Seperti yang dilakukan oleh empat lingkungan di ex (bekas) Wilayah Kebonarum Selatan (Bonsel) Paroki Wedi ini. 

Sejumlah umat di Lingkungan Santo Matias Klaten Selatan, Santo Paulus Glodogan Indah, Santo Fransiskus Xaverius Klaten Selatan, dan Santa Faustina Glodogan Indah bersepakat mendirikan Paguyuban Budhi Manunggal (PBM) Klaten Selatan sejak puluhan tahun lalu.
PBM Klaten Selatan ini bergerak di bidang simpan pinjam dan khusus melayani untuk anggota saja. Sampai sekarang, PBM Klaten Selatan telah memiliki 100 anggota yang mempunyai 860 lembar saham dengan nilai Rp 86 juta.

Pada rapat umum pemegang saham (RUPS) PBM Klaten Selatan tahun 2016 yang diadakan di rumah Aloysius Triyono di Dukuh Banjardowo, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Minggu (19/2/2017) lalu dilaporkan, PBM Klaten Selatan berhasil meraih keuntungan sebesar Rp 20.300.000 dari jasa pinjaman selama tahun 2016. PBM Klaten Selatan juga memiliki piutang sebanyak Rp 105.820.000 yang tersebar di 42 anggota. 

Dalam neraca per 31 Desember 2016 dilaporkan, PBM Klaten Selatan memiliki aktiva sejumlah Rp 106.570.000, yaitu berupa kas Rp 480.000, pinjaman Rp 105.820.000, dan inventaris Rp 270.000. “Keuntungan dari jasa pinjaman selama tahun 2016 ada Rp 20.300.000. Setelah dikurangi untuk konsumsi dan biaya gedung sebesar Rp 1.500.000, maka sisa keuntungan yang dibagi yaitu Rp 18.800.000. Pembagiannya untuk anggota 82,3%, untuk pengurus 9,4%, untuk lingkungan 4,3%, untuk administrasi 3,2%, dan untuk cadangan 0,8%. Maka, untuk per lembar saham mendapat pembagian deviden sebesar Rp 18.000,” kata Ketua PBM Klaten, Y Dwi Sarjiyanto.

Sedang Ketua Pengawas PBM Klaten Selatan Al Dwi Nugroho Hartono menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan pengawas, usaha PBM Klaten Selatan ini sehat secara organisasi, administrasi, dan keuangan. Selain itu, penerimaan simpanan dan angsuran dari anggota, serta sirkulasi keuangan berjalan baik dan lancar. Pembagian tugas dan hubungan kerja pengurus juga berjalan baik dan harmonis. “Pengawas merekomendasikan, agar ke depan, deviden bisa dinaikkan, dan saham bisa ditingkatkan hingga sampai Rp 1 juta,” harapnya.

Sekadar informasi, pengurus PBM Klaten Selatan ini terdiri dari 4 pengurus dan 2 orang pengawas. Pengurus terdiri dari Ketua Y Dwi Sarjiyanto, Sekretaris Aloysius Triyono, Bendahara 1 Agustinus Sukirmo, dan Bendahara 2 Ch Sri Sejati Keksiningsih. Sedang Pengawas terdiri dari Ketua Al Dwi Nugroho Hartono, dan anggota L Yuliati. Masa bhakti pengurus dan pengawas adalah tiga tahun. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar