Kemangi Gedi Akan Adakan Lek Lek’an Paskah

Penampilan OMK akan meriahkan acara Lek Lek’an Paskah
Kekancan Melek Nganti Wengi Ing Gereja Wedi (Kemangi Gedi) akan mengadakan acara Lek Lek’an Paskah di halaman Pasturan Wedi pada Minggu (16/4/2017) malam. Kemangi Gedi adalah sekelompok umat yang sering “bermain” di Gereja Wedi pada malam hari.

Dalam rapat Kemangi Gedi yang diadakan di areal parkir “bawah seng” pada Senin (27/3/2017) malam disepakati, Lek Lek’an Paskah ini akan diisi dengan penampilan berbagai seni dan potensi yang dimiliki umat. 

“Acaranya dikemas dengan model: dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Acaranya dibuat nyantai. Umat dipersilakan menonton berbagai acara yang ditampilkan, sambil menikmati jajanan pasar dan ngunjuk wedang nasgithel (panas, legi, dan kenthel) yang telah disediakan panitia. Semuanya gratis,” kata Sekretaris panitia Lek Lek’an Paskah, Laurentius Sukamta.

Sedang Ketua panitia Lek Lek’an Paskah, Antonius Supriyadi menjelaskan, Lek Lek’an Paskah ini diadakan untuk memaknai Paskah secara lebih pas. Selama ini, umat memaknai Natal dan Paskah secara “jomplang”, atau berat sebelah. Saat Natal, umat merayakannya dengan penuh suka cita dan “gegap gempita”. Kadang malah (terkesan) glamour atau berlebihan. Tetapi giliran merayakan Paskah, kok sepi, ameng, nyaris tidak ada kegiatan lain di luar acara liturgi (Ekaristi) di dalam gereja. 

“Maka, kita coba untuk mengadakan acara Lek Lek’an Paskah ini. Agar perayaan Paskah juga terasa gema dan maknanya. Umat juga merasa terhibur. Apalagi, Paskah adalah perayaan teragung, perayaan terbesar bagi umat kristiani,” ucapnya. 

Direncanakan, Lek Lek’an Paskah ini akan dimeriahkan dengan penampilan karawitan anak Parikesit, dance Baskom Tanjunganom, misdinar, OMK, tarian dari PAUD Theresia Wedi dan SDK Murukan, sulap dari Mas Komar, pembacaan puisi, keroncong Tono and friends, dan opera. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar