Lek Lek’an Paskah Digelar Minggu, 23 April 2017

Pentas opera akan meriahkan acara Lek Lek’an Paskah
Setelah panitia mempertimbangkan banyak hal, maka acara Lek Lek’an Paskah yang semula akan diadakan di halaman Pasturan Wedi pada Minggu (16/4/2017) malam, terpaksa diundur. Acara gelar seni dan potensi umat yang digagas oleh Kekancan Melek Nganti Wengi Ing Gereja Wedi (Kemangi Gedi) ini akan diadakan pada hari Minggu, 23 April 2017, pukul 19.00 WIB.

Pengunduran waktu pelaksanaan Lek Lek’an Paskah ini disepakati pada rapat panitia yang diadakan pada hari Jumat (31/3/2017) malam di ruang Lantai Merah.

Salah satu pertimbangan panitia karena pada Senin, 17 April 2017, anak-anak Kelas 9 SMP akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). “Sebagian dari pengisi acara Lek Lek’an Paskah ini adalah anak-anak Kelas 9 SMP. Maka, kasihan kalau hanya karena tampil di Lek Lek’an Paskah, mereka tidak bisa belajar. Atau, mereka tidak bisa menyaksikan Lek Lek’an Paskah karena harus belajar untuk mempersiapkan UASBN. Kita juga harus solider dengan mereka,” kata panitia.

Panitia menyampaikan, acara Lek Lek’an Paskah akan dikemas dengan model dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Acaranya dibuat nyantai. “Umat dipersilakan menonton berbagai acara yang ditampilkan, sambil menikmati jajanan pasar dan ngunjuk wedang nasgithel (panas, legi, dan kenthel) yang telah disediakan panitia. Semuanya gratis,” ujar panitia.


Direncanakan, Lek Lek’an Paskah ini akan dimeriahkan dengan penampilan karawitan anak Parikesit, dance Baskom Tanjunganom, misdinar, OMK, tarian dari PAUD Theresia Wedi dan SDK Murukan, musik dari SMP Pangudi Luhur Wedi, sulap dari Mas Komar, pembacaan puisi, keroncong Tono and friends, dan opera. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar