Ayo, Ikuti Renungan BKL di Lingkungan Setiap Hari

Salah satu cara penting untuk dapat menghayati sukacita Injil yang sesuai dengan Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang (RIKAS) 2016-2035 adalah dengan mendalami dan menghayati kembali tradisi doa-doa Katolik.

Itulah sebabnya, pada bulan Mei yang merupakan Bulan Maria dan juga Bulan Katekese Liturgi (BKL) ini, umat beriman di Keuskupan Agung Semarang (KAS) diajak untuk mendalami tema “Tradisi Doa Katolik” atau dalam bahasa Jawa “Tradhisi Sembahyangan Katolik”.

Komisi Liturgi KAS menyatakan, mendalami dan menghayati tradisi doa Katolik sama saja menggiatkan kembali segala warisan iman para Rasul dan para pendahulu kita yang telah teruji dan terbukti telah menghantar orang-orang kudus kita pada kesempurnaan orang Kristen dalam mengikuti dan menyerupai Yesus Kristus Tuhan kita.

Bahan BKL ini diperuntukkan bagi seluruh umat beriman di KAS. Akan tetapi, mengingat bulan Mei juga menjadi Bulan Liturgi Nasional, dan secara nasional juga telah disediakan bahan tersendiri, maka umat Katolik di KAS tetap dapat menggunakan bahan katekese yang berasal dari Komisi Liturgi KWI (Konferensi Waligereja Indonesia). 

“Hanya saja, tetap diharapkan agar umat beriman di KAS bisa secara teratur dan setiap hari merenungkan tema BKL 2017 ini seperti yang ditawarkan di buku itu. Renungan BKL ini juga boleh diperdalam pada bulan Oktober atau bulan Rosario,” pesan Komisi Liturgi KAS.

Komisi Liturgi KAS menyampaikan, renungan harian yang ditawarkan di buku itu merupakan bahan renungan yang dapat dibaca secara pribadi atau dibacakan dalam acara doa bersama, khususnya doa Rosario keluarga atau lingkungan. Diharapkan pula, seluruh keluarga berkumpul bersama setiap malam untuk berdoa Rosario dan merenungkan bahan BKL ini, agar hidup seluruh anggota keluarga sungguh dikuatkan oleh perayaan liturgi, khususnya Ekaristi yang merupakan pusat seluruh perayaan liturgi.

“Semoga bahan BKL 2017 ini semakin mendorong kita semua untuk bergiat dalam mendalami kekayaan makna Tradisi Doa Katolik itu sehingga kita pun sanggup membangun peradaban kasih, sebagaimana dicita-citakan oleh KAS. Semoga Tuhan memberkati kita karena sukacita Injil-Nya,” tulisnya.

Sekadar informasi, kini, pelaksanaan Bulan Katekese Liturgi di Keuskupan Agung Semarang telah memasuki tahun ke-19 sejak ditetapkan pada tahun 1999. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar