OMK Rayon Klaten Tampilkan Teater “Persatuan Indonesia” di Wonogiri

OMK Rayon Klaten di Wonogiri
Orang Muda Katolik (OMK) Rayon Klaten ikut tampil memeriahkan kegiatan pra event II Asian Youth Day (AYD) 2017 di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wonogiri, Minggu (7/5/2017). Tema Pra AYD 2017 Rayon Selatan ini adalah “Guyub Gawe Urub”.

OMK Rayon Klaten ini merupakan gabungan dari OMK Paroki Klaten, Paroki Wedi, Paroki Jombor, Paroki Delanggu, Paroki Kebonarum, dan sebagainya. Mereka menampilkan teatrikal serta stand sepatu lukis dan es dawet khas Klaten.

OMK Rayon Klaten memainkan teater berjudul “Persatuan Indonesia”. Pentas teater ini menceritakan bagaimana para prajurit yang berasal dari suku, ras, dan agama yang berbeda-beda bisa bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Para prajurit ini berjuang tanpa membeda-bedakan golongan. 

Ada 16 OMK yang tampil bermain pada teater ini. Mereka adalah David (Paroki Wedi) yang memerankan Wijaya, Yosef Bergas Rosarianto (Wedi) sebagai Mardika, Sesil (Delanggu) sebagai Ibu Mardika dan Ibu Wijaya, Monic (Delanggu) sebagai adik perempuan Wijaya dan Mardika, Ivan (Klaten) sebagai Dirjo, Tyas (Kebonarum) sebagai Maria, Nadya (Delanggu) sebagai Theresia, Bayu (Kebonarum) sebagai komandan, Guntur (Klaten) sebagai jenderal, dan Septi (Wedi) sebagai perawat. Sedang Tentara Belanda diperankan Tata (Kebonarum) dan Agata (Jombor), serta Prajurit Indonesia dimainkan Nia dan Fevi (Klaten), serta Bella (Kebonarum). Sedang narator dibawakan oleh Renny (Wedi). 

stand pameran sepatu lukis OMK Wedi 
Ketua panitia pra AYD Rayon Selatan Agatha Ayu Lisa Widawati didampingi Sekretaris panitia Martinus Kriswanto menyampaikan, kegiatan Pra AYD 2017 Rayon Selatan ini berisi lomba fotografi, pameran instrumen pewartaan, dan pentas seni. Kesemuanya terbuka untuk masyarakat umum, lintas agama, dan berbagai komunitas terutama di Kabupaten Wonogiri, serta OMK Kevikepan Surakarta. 

“Sedang tujuan Pra AYD 2017 Rayon Selatan ini adalah pertama, menebarkan semangat suka cita AYD 2017 kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Wonogiri. Kedua, meningkatkan kerukunan antar agama, etnis, komunitas, dan kelompok. Ketiga, menumbuhkan kepedulian dan kreatifitas masyarakat berkaitan dengan bentuk kegiatan dan tema Pra AYD Rayon Selatan. Dan keempat, mempersatukan OMK yang ada di Rayon Selatan,” paparnya. (L Sukamta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar