Dari Ibadah Oikoumene, Umat Kristiani Diharapkan Hidup Rukun Dan Bersatu



Rama Aloysius Budi Purnomo bermain saxophone saat Ibadah Oikoumene di Gereja Wedi, Selasa (22/1/2019) malam.
IBADAH Oikoumene dalam rangka Pekan Doa Sedunia untuk kesatuan umat kristiani yang diadakan di Gereja Wedi pada Selasa (22/1/2019) malam berlangsung luar biasa.
Ibadah Oikoumene dihadiri sekitar 1.000 umat Katolik se Rayon Klaten dan jemaat Kristen se Kabupaten Klaten. Tema Ibadah Oikoumene tahun 2019 ini yaitu “Semata-mata keadilan, itulah yang harus kau kejar” (bdk Ulangan 16:18-20).
Lantas, apa yang diharapkan dari Ibadah Oikoumene ini?
Wakil Ketua II Dewan Paroki Wedi Stephanus Suharno dalam sambutan menyampaikan, dari Ibadah Oikoumene ini diharapkan satu, terwujudnya umat kristiani yang hidup rukun, bersatu, dan damai tanpa membedakan perbedaan. Dua, terwujudnya kesejahteraan masyarakat umum dalam masyarakat multikultur. Tiga, terwujudnya rasa keadilan dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Dan empat, terwujudnya keikutsertaan umat kristiani dalam mensuksekan Pemilihan Umum (Pemilu) tanggal 17 April 2019.
“Kami berharap, dalam pemilihan legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden nanti, umat mau datang ke TPS (tempat pemungutan suara) untuk menggunakan hak pilihnya. Intinya, jangan golput,” pesannya. (L Sukamta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar