Rumah Berkah Paroki Wedi, Siap Menerima Barang Bekas Dan Menyalurkan Berkah Kepada Umat KLMTD



Pertemuan perdana Rumah Berkah di Balai Mandala pada Selasa (5/2/2019) malam.
SEBUAH “paguyuban sosial” telah hadir di Paroki Wedi. Namanya Paguyuban Rumah Berkah Paroki Wedi.
Rumah Berkah Paroki Wedi adalah paguyuban sosial di bawah Tim Kerja Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Bidang Kemasyarakatan Paroki Wedi.
Ide paguyuban Rumah Berkah ini muncul saat Sosialisasi Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2019 yang diadakan di Balai Mandala Gereja Wedi pada Senin (28/1/2019).
Sedang pertemuan perdana Rumah Berkah diadakan di Balai Mandala pada Selasa (5/2/2019) malam. Pertemuan dihadiri 9 orang.
Dalam pertemuan itu dibahas mengenai struktur organisasi dan program kerja yang akan dilakukan. Disepakati, sebagai Koordinator Rumah Berkah adalah RMA Banu Pratiyaksa dan Yohanes Budi Hartono, Sekertaris Eduardus Kuncoro Joko S dan Thesla Tri Winarni, serta Bendahara Antonius Sudarsono dan Alexander Hartono.
Dalam waktu dekat ini, pengurus Rumah Berkah akan melakukan sosialisasi ke umat Paroki Wedi melalui mimbar pada perayaan Ekaristi oleh rama dan kunjungan ke wilayah atau lingkungan. Untuk wilayah 1 akan dilakukan Ag Suprapto dan Al Hartono. Wilayah 2 oleh Ed Kuncoro JS, Thesla Tri Winarni, dan Lucia. Wilayah 3 oleh RMA Banu Pratiyaksa dan Alexander Hartono. Wilayah 4 Antonius Sudarsono dan Yohanes Budi Hartono. Dan Wilayah 5 oleh Ag Sukirmo, FA Sumiyono, dan BNT Pramono.
Rumah Berkah menerima bantuan berkah dari umat berupa barang bekas kering, seperti majalah bekas, sepeda bekas, TV bekas dan sebagainya, serta jasa dengan sukarela. Rumah Berkah akan menyalurkan berkah kepada umat yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD) yang membutuhkan bantuan berupa barang maupun jasa.
Sifat dari paguyuban Rumah Berkah ini adalah aktif. Artinya, jika ada “tawaran” dari umat, maka akan segera direspon oleh pengelola. Karena itu, bagi umat yang ingin bergabung, akan diterima dengan senang hati.
Pada pertemuan itu disepakati, untuk tempat penampungan barang atau Rumah Berkah, yakni di rumah Al Hartono di Dukuh Patran, Desa Kalitengah dan di rumah Y Budi Hartono di Dukuh Pandeyan, Desa Pandes (Ketua Lingkungan Santo Yusup Jagalan). (ag suprapto/ls)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar